Perluasan dan hubungan kekuasaan di desa masyarakat hukum adat Saibatin, Lampung, Indonesia / Iskandar Syukur

Iskandar, Syukur (2016) Perluasan dan hubungan kekuasaan di desa masyarakat hukum adat Saibatin, Lampung, Indonesia / Iskandar Syukur. PhD thesis, University of Malaya.

[img]
Preview
PDF (Thesis PhD)
Download (3377Kb) | Preview

    Abstract

    Objektif kajian dalam penyelidikan ini adalah (1) mengenalpasti pemimpin adat yang dapat menguasai politik tempatan desa pada masa Reformasi sehingga ia menjadi kepala desa. (2) Menganalisis hubungan kekuasaan yang terbina antara kepala desa tersebut dan para pemimpin adat pada desa yang berkenaan. (3) Menganalisis kewujudan para pemimpin adat dalam desa yang berkenaan pada masa Reformasi ini. Kajian ini dilakukan terhadap masyarakat hukum adat Lampung saibatin di desa Banjar Negeri, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, Indonesia. Data dikumpulkan melalui cara temubual, pemerhati ikut serta, dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan kesahihan data menggunakan teknik trianggulasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil daripada penyelidikan ini menunjukkan bahawa (1) Pemimpin adat yang dapat menguasai politik tempatan sehingga menjadi kepala desa adalah pemimpin adat yang telah memiliki sumber kekuasaan lebih banyak di luar adat, seperti kemampuan memimpin dan kemampuan membina hubungan sosial, daripada sumber kekuasaan dalam adat. (2) Hubungan kekuasaan antara kepala desa (berasal daripada salah satu pemimpin adat) dan para pemimpin adat yang lainnya dalam desa berkenaan terjalin kurang saling bekerjasama. Hal ini tercermin daripada pelaksanaan kekuasaan yang dibina oleh kepala desa tertumpu pada sekumpulan orang tertentu sahaja yang berdasarkan pada hubungan kekerabatan dan kekeluargaan. Pada sisi yang lain, para pemimpin adat membentuk kekuatan politik tandingan sebagai respons terhadap pelaksanaan kekuasaan tersebut. Sebahagian pemimpin adat yang lain memberikan respons sikap pesimis dan kurang simpati. (3) Berdasarkan pada hubungan kekuasaan tersebut, kewujudan pemimpin adat khasnya pada desa masyarakat hukum adat lampung saibatin masih nampak tersingkirkan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa (masih sama dengan masa Orde Baru) sekalipun kepala desa yang berkenaan iv berasal daripada salah satu pemimpin adat yang ada. Untuk mewujudkan hubungan kekuasaan yang saling bekerjasama, diperlukan tindakan-tindakan yang jelas yang berhubungkait dengan struktur dan aktor/agent. Tindakan yang berhubungkait dengan struktur adalah mendorong pemerintah tempatan mewujudkan hukum/peraturan yang mengakui masyarakat hukum adat saibatin dan menubuhkan organisasi yang kuat, yang boleh menyatukan para pemimpin adat saibatin dan boleh merubah modal sosial menjadi modal politik. Tindakan yang berhubungkait dengan aktor/agent iaitu memberikan politik pemberdayaan kepada para pemimpin adat supaya mampu menghadapi perubahan politik dan kebijakan. Kaca Kunci: Pemimpin Adat, Kepala Desa, Perluasaan, dan Hubungan Kekuasaan.

    Item Type: Thesis (PhD)
    Additional Information: Thesis (PhD) - Faculty of Arts And Social Sciences, University of Malaya, 2016.
    Uncontrolled Keywords: Pemimpin adat; Politik tempatan desa; Reformasi; Hubungan kekuasaan
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
    Divisions: Faculty of Arts and Social Sciences
    Depositing User: Miss Dashini Harikrishnan
    Date Deposited: 11 Jan 2017 17:31
    Last Modified: 25 Sep 2019 07:44
    URI: http://studentsrepo.um.edu.my/id/eprint/6448

    Actions (For repository staff only : Login required)

    View Item